Hidangan dari Hati

Hidangan apa yang paling membekas dihati?
Hidangan buatan siapa yang paling spesial bagimu?

hidangan/hi·dang·an/ n 1 sesuatu yang dihidangkan (makanan, minuman, dan sebagainya); 2 sesuatu yang diperlihatkan (diperdengarkan dan sebagainya);

kamus besar bahasa indonesia

Berbicara tentang hidangan, faktanya kita tidak akan jauh berbicara dari seorang perempuan, seorang ibu, yang sering kali hadir jadi pemeran utama dalam penyaji hidangan di dalam rumah. Betul bukan?

Betul, tidak semua penyaji hidangan di dunia ini seorang ibu, namun fakta berbicara bahwa kebanyakan chef professional digeluti oleh kaum laki – laki. Namun kita tidak akan berbicara tentang ini, kita akan membicarakan sosok pemeran utama penyaji hidangan di dalam rumah.

Tidak dapat dipungkiri bahwa fakta membuktikan banyak orang setuju sajian seorang ibu adalah salah satu hal yang dirindukan ketika diperantauan. Ketika seorang ibu tidak lagi dalam jangkauan.

Tidak peduli apakah mahir atau tidak dalam memasak, sering atau tidak, masakannya ataupun bukan, sajian hidangan dari seorang ibu merupakan salah satu hal yang akan dirindukan kelak. Hidangan yang seorang ibu sajikan bukanlah sebuah kewajiban ataupun keharusan. Hidangan dari seorang ibu ialah salah satu bentuk cinta yang dapat ia berikan.

Seorang perempuan, seorang ibu menyajikan hidangan merupakan salah satu kegiatan yang sudah ada sejak jaman nenek moyang, menyajikan hidangan dengan memasak merupakan bentuk tanggung jawab, bukan sebuah keharusan.

Pernah kah melihat balita begitu mengapresiasi hidangan yang disajikan seorang ibu? makan dengan lahap, mulutnya yang mungil mengapresiasi dengan gembira, tangannya yang seraya mengacungkan jempol, ditutup dengan ucapan terima kasih dan kecupan manis.

Mengapa bisa begitu?

Padahal boleh jadi makanannya biasa saja, hanya dicampur adukkan satu sama lain, tak ada bumbu atau resep spesial didalamnya, namun disambutnya penuh suka cita.

Ya, itulah yang spesial dari hidangan dari seorang ibu, karena hidangannya dari hati.

Menjadi seorang ibu adalah sejatinya salah satu peran mulia yang kita miliki, dan menyajikan hidangan terbaik merupakan salah satu bentuk bukti tanggung jawab atas nutrisi yang kita perlukan, bukan hanya untuk keluarga tapi utamanya juga untuk diri sendiri, karena tidak ada yang lebih peduli dari diri kita sendiri.

Maka menyajikan hidangan dari hati bukanlah hanya untuk harapan kelak kita bisa menjadi kenangan indah bagi keluarga tapi lebih dari itu ialah bentuk cinta untuk keluarga.

Memasak bukanlah sebuah keharusan, bukan juga sebuah kewajiban. Namun menyajikan hidangan dari hati merupakan salah satu bentuk cinta yang tak dapat tergantikan.

Dear women, Let’s take back our difine right, our honour, our power of food for healing!

This is for my beloved Mamah, yang tidak selalu menyajikan hidangan setiap hari dengan masakannya, namun dibalik kesehariannya aku yakin apapun yang Mamah hidangkan selalu hadir dengan cintanya.

#TemaTantanganMenulisKLIP #TemaTantanganMenulisKLIP2022 #programKLIP2022 #KelasLiterasiIbuProfesional #ibuprofesional2022 #ibuprofesionalforindonesia #semestakaryauntukindonesia #womenincooLABoration #IP4ID2022 #KLIP2022MengantarCahaya

Published by lil daisy

You can find me on my instagram @lildaisyjournal. See ya there!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create your website with WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: